Pada suatu hari, bersihlah otak seorang putri bin(a)tang. ia bercita-cita ingin menjadi ilmuwan terkenal, tetapi apadaya otak yang berjamur karena jarang dimanfaatkan membuat sang putri berpikiran pesimis.
Hingga suatu hari ia memaksakan otaknya untuk bekerja sangat keras. dengan bekal makanan yang telah ia simpan dalam punuknya, iapun memulai penelitian dasar atau mencoba merealisasikan cita-citanya itu. berikut perjalanannya :
bahan-bahan
pembuatan tanah kompos
penempatan tanah ke dalam pot
peletakan biji kacang hijau (pantas diabadikan)
penancapan bambu --> penyangga plastik (dari gambar tersebut dapat kita lihat betapa sok jijiknya sang putri *tangan satunya buat moto kam````)
pamasangan plastik wrap
karena bambu gagal berdiri, sang putri berusaha mencari jalan keluar (dengan merebus otaknya) agar bambu dapat berdiri kokoh. alhasil bambunya diiket deh
pemasangan plastikpun berjalan dengan lancar dan asal-asalan
jadideh --> 2 pot dengan plastik wrap (salahsatunya gak dikasih lobang udara) 1 pot lagi normal
setelah itu, pot-pot dipindahkan ke tempat yang aman dari tangan-tangan usil --> di atep (taronya dipinggir, biar bisa diliat dari bawah, terus kalo ada angin bisa liat ujan pot deh)
karena angin sangat bersahabat, sesaat setelah sang putri memindahkan pot-pot ke tempat aman pot-pot langsung tertidur pulas alias berbaring (bergelimpangan). jadi (setelah membakar otaknya) sang putri memutuskan untuk merapatkan pot-pot pada tembok dengan tujuan mengurangi kekuatan terpaan angin. ada yang asing? yak betul, plastik kuning. saat pot-pot tertidur sang putri melihat pot tanpa lubang udara berkeringat sangat banyak dibagian dalam plastiknya, itu membuat sang putri kesulitan dalam melihat perkembangan biji kacang hijau. kemudian sang putri membakar ulang otaknya dan akhirnya ia mengganti plastik bening tanpa lubang udara dengan plastik berwarna dengan lubang udara.
beberapa hari kemudian setelah biji-biji dalam pot tidak pernah disiram. sang putri teringat akan penelitian yang ia jalankan, lalu ia mengecek dan...olalaa begitulah potretnya. kemana plastik kuning kita? sang putri sendiri tidak tahu, sejak saat itu keberadaan plastik kuningpun menjadi mesteri.
kemajuan, pohon kacang hijau telah tumbuh subur dalam pot berplastik bening.
tapi ternyata ia lahir cacat --> badannya bengkok
pot (yang tadinya) berplastik kuning juga menunjukkan kemajuan, mulai terlihat ada kehidupan --> tumbuh rumput... bijinya --> ilang.
biji kacang hijau dalam media normalpun normal-normal saja, tidak tumbuh, tidak hilang. hanya gosong (kata tetangga gw)
setelah plastik bening dibuka, terlihat tanaman yang cacat.
ada tiga yang tumbuh --> dalam 1 pot --"
FAILED !
2 komentar:
Baca dari awal udah ngakak, sampe pertengahan ngakak lagi, endingnya ngakak sejadi-jadinya.Tp menurut saya operasi ini ga' sepenuhnya FAILED. terbukti tuh sobat dah berhasil membawa sebuah benih kehidupan ke bumi yg sdh mulai gersang ini. Perihal plastik kuning yg hilang setelah saya konsultasikan dg sahabat detektif saya maka kami mengindikasikan bahwa plastik tsb dibawa oleh alien sbg bahan penelitian guna mendukung rencana invasi besar-besaran yg kelak akan dilakukan oleh pihak alien kpd makhluk bumi.Sobat patut bangga krn secara tidak sengaja telah mendukung gerakan rahasia ini.maafkan saya yg krn kurang kerjaan malah nulis cerpen di kolom komen ini.
terimakasih atas pembelaannya. JUJUR, pernyataan anda membuat sang putri sedikit pulih dari sakit otaknya. sekali lagi, terimakasih
Posting Komentar