Pada suatu hari, bersihlah otak seorang putri bin(a)tang. ia bercita-cita ingin menjadi ilmuwan terkenal, tetapi apadaya otak yang berjamur karena jarang dimanfaatkan membuat sang putri berpikiran pesimis.
Hingga suatu hari ia memaksakan otaknya untuk bekerja sangat keras. dengan bekal makanan yang telah ia simpan dalam punuknya, iapun memulai penelitian dasar atau mencoba merealisasikan cita-citanya itu. berikut perjalanannya :
bahan-bahan